EnergofiksikListrik Rumah ID

Hemat Energi

Lampu LED vs Bohlam: Perbandingan Watt, Lumen, dan Biaya

Bohlam pijar 60 W dan lampu LED 8 W bisa memberi terang yang sama — 800 lumen — karena watt mengukur listrik yang masuk, bukan cahaya yang keluar. Selama Anda masih membandingkan lampu berdasarkan wattnya, yang Anda bandingkan sebenarnya adalah tagihan, bukan terang. Halaman ini menyusun kesetaraannya berdasarkan lumen, menghitung biaya lima tahun satu titik lampu sampai rupiah terakhir, dan menjelaskan kenapa LED murah sering mati jauh sebelum 25.000 jam yang dijanjikan kardusnya.

01Lumen mengukur terang, watt mengukur tagihan

Watt dulu bisa dipakai sebagai ukuran terang karena semua bohlam pijar punya efisiensi yang praktis sama: 60 W selalu berarti terang yang sama dari merek mana pun. Begitu ada tiga teknologi di rak yang sama, kebiasaan itu berhenti bekerja. Bohlam pijar mengubah sekitar lima persen listriknya menjadi cahaya dan sisanya menjadi panas; LED membalik perbandingan itu.

Efikasi (lm/W) = lumen ÷ wattLumen (lm) adalah jumlah cahaya yang keluar; watt adalah listrik yang masuk. Kisaran efikasi yang lazim: pijar 12–15 lm/W · halogen 16–20 · CFL 55–65 · LED 80–130. Angka lumen wajib tercetak di kardus lampu LED.

Bohlam pijar 60 W yang menghasilkan 800 lumen bekerja pada 800 ÷ 60 = 13,3 lm/W. Lampu LED 12 W yang dipakai sebagai patokan di seluruh situs ini menghasilkan sekitar 1.100 lumen, jadi 1.100 ÷ 12 = 92 lm/W — tujuh kali lebih banyak cahaya untuk setiap watt yang sama. Itulah seluruh isi perdebatan LED versus bohlam, dinyatakan dalam satu pembagian.

Kesetaraan pijar, CFL, dan LED berdasarkan lumen
Lumen (±)Pijar (W)CFL (W)LED (W)Dipakai untuk
2502573Lampu tidur, lampu hias, lemari
4504095Koridor, kamar mandi kecil, teras
80060138Kamar tidur, ruang makan — titik paling umum
1.100751812Ruang keluarga, dapur ukuran sedang
1.6001002314Ruang tamu besar, dapur terang
2.6001503320Garasi, gudang, ruang cuci

Pakai kolom lumen sebagai patokan, bukan kolom watt. Toleransi antarmerek untuk kelas lumen yang sama sekitar sepuluh persen, jadi selisih 800 lumen dengan 850 lumen tidak akan terlihat mata.

02Biaya lima tahun untuk satu titik lampu

Harga di rak hanya sebagian kecil dari biaya sebuah lampu. Yang menentukan adalah tiga angka sekaligus: harga beli, listrik selama umurnya, dan berapa kali Anda harus membelinya lagi. Perhitungan berikut memakai satu titik yang menyala enam jam sehari selama lima tahun, yaitu 6 × 365 × 5 = 10.950 jam, pada pelanggan R-1 2.200 VA.

Biaya 5 tahun = (harga satuan × jumlah unit yang habis) + (W × 10.950 ÷ 1000) × tarif per kWhJumlah unit yang habis = 10.950 jam ÷ umur lampu, dibulatkan ke atas. Tarif efektif yang dipakai: Rp 1.444,70 × 1,03 = Rp 1.488 per kWh, yaitu tarif 2.200 VA ditambah PPJ 3%. Sesuaikan bila PPJ daerah Anda berbeda — kisarannya 3–10%.
Biaya lima tahun satu titik lampu 800 lumen
Jenis lampuDaya (W)Umur (jam)Biaya beliBiaya listrikTotal 5 tahun
Pijar 60 W60±1.000Rp 55.000Rp 977.616Rp 1.032.616
CFL 13 W13±8.000Rp 50.000Rp 211.817Rp 261.817
LED 8 W murah8±5.000Rp 60.000Rp 130.349Rp 190.349
LED 8 W bermutu8±25.000Rp 45.000Rp 130.349Rp 175.349

Kolom biaya beli sudah dikalikan jumlah unit yang habis dalam lima tahun: 11 bohlam pijar, 2 CFL, 3 LED murah, dan 1 LED bermutu. Harga satuan adalah perkiraan pasar dan berubah-ubah; yang tidak berubah adalah proporsinya.

Dua hal langsung terlihat. Pertama, pada bohlam pijar 977.616 ÷ 1.032.616 = 95% dari biaya lima tahun adalah listrik, bukan lampunya — menawar harga bohlam tidak menyelesaikan apa pun. Kedua, selisih LED murah dan LED bermutu hanya Rp 190.349 − Rp 175.349 = Rp 15.000 dalam lima tahun: uang tambahan itu tidak membeli penghematan listrik, melainkan lebih sedikit naik tangga dan cahaya yang tidak berkedip.

Berpindah dari pijar ke LED bermutu menghemat Rp 1.032.616 − Rp 175.349 = Rp 857.267 per titik dalam lima tahun, atau 6 × Rp 857.267 = Rp 5.143.602 untuk enam titik. Periksa pengaruhnya bulan per bulan lewat kalkulator daya dan biaya listrik.

Kalau bohlam Anda masih menyala, pertanyaannya bukan hemat atau tidak, melainkan berapa lama modalnya kembali. Mengganti pijar 60 W dengan LED 8 W seharga Rp 45.000 pada titik yang menyala enam jam sehari menghemat (60 − 8) × 6 × 30 ÷ 1000 = 9,36 kWh sebulan, atau 9,36 × 1.488 = Rp 13.928. Modal kembali dalam 45.000 ÷ 13.928 = 3,2 bulan — tidak perlu menunggu bohlam lama putus.

03Suhu warna: 2700 K, 4000 K, atau 6500 K

Kelvin tidak ada hubungannya dengan terang. Ia menyatakan warna cahaya: angka kecil berarti kuning kemerahan seperti bohlam pijar, angka besar berarti putih kebiruan. Dua lampu 800 lumen dengan kelvin berbeda memberi jumlah cahaya yang persis sama. Kesalahan paling sering adalah memasang 6500 K di kamar tidur karena terasa "lebih terang" — padahal yang berubah hanya warnanya.

Suhu warna dan ruangan yang cocok
Suhu warnaKesan cahayaCocok untukHindari di
2700 KKuning hangat, sama seperti bohlam pijarKamar tidur, ruang keluarga, ruang makan, terasMeja kerja, area memotong di dapur
3000 KHangat netral, kuning tipisRuang tamu, koridor, kamar mandiRuang yang menuntut warna akurat
4000 KPutih netral, warna benda terlihat apa adanyaDapur, meja belajar, ruang kerja, cermin riasKamar tidur menjelang waktu tidur
6500 KPutih dingin kebiruanGarasi, gudang, ruang cuci, bengkel, pekerjaan detailSemua ruang untuk bersantai

Kalau ragu di ruang serbaguna, ambil 4000 K. Ia cukup netral untuk bekerja dan tidak sedingin 6500 K saat dipakai bersantai.

Satu angka lagi yang jarang dilihat: indeks renderasi warna, ditulis Ra atau CRI, yang menyatakan seberapa jujur warna benda terlihat di bawah lampu itu dengan sinar matahari sebagai nilai 100. Ambang praktis untuk rumah adalah Ra 80; untuk dapur dan cermin rias carilah Ra 90 ke atas. Ra rendah membuat daging mentah terlihat abu-abu dan wajah terlihat pucat, dan itu bukan soal terang sedikit pun.

04Kenapa LED murah mati sebelum genap setahun

Angka 25.000 jam di kardus adalah umur chip LED-nya, diukur pada suhu ruang terkendali. Yang mati lebih dulu hampir tidak pernah chipnya. Ada tiga penyebab, dan ketiganya bisa Anda kenali sebelum membeli.

Driver: bagian termurah menentukan umur termahal

Chip LED bekerja pada tegangan searah beberapa volt, sedangkan stopkontak memberi 220 V bolak-balik. Yang menjembatani keduanya adalah driver di dalam badan lampu, dan di dalam driver ada kapasitor elektrolit yang mengering seiring panas: sebagai patokan teknis yang umum dipakai, umurnya berkurang setengah setiap kenaikan suhu 10 °C. Kapasitor berperingkat 105 °C bertahan jauh lebih lama daripada yang 85 °C. Lampu paling murah bahkan tidak memakai driver arus tetap, melainkan penurun tegangan kapasitif yang meneruskan setiap gangguan jaringan langsung ke chip.

Panas: kap tertutup membunuh lebih cepat daripada merek murah

Umur LED ditentukan oleh suhu sambungan chipnya, dan satu-satunya jalan keluar panas adalah badan lampu. Badan aluminium bersirip membuang panas; badan plastik penuh menahannya. Letakkan lampu itu di dalam kap tertutup di plafon yang seharian terpanggang matahari, menghadap ke atas sehingga panasnya terperangkap — suhu udara di sekitarnya bisa jauh di atas suhu ruang tempat produsen mengujinya. Lampu yang sama di fitting terbuka bisa bertahan beberapa kali lebih lama. Kalau hanya downlight tertutup Anda yang berulang kali mati sementara yang lain awet, penyebabnya bukan mereknya.

Tegangan jaringan yang tidak stabil

Tegangan jaringan boleh menyimpang beberapa persen dari 220 V, dan di ujung jaringan pada jam sibuk penurunan sampai di bawah 200 V bukan hal aneh. Driver bermutu bekerja pada rentang lebar; driver murah dirancang tepat pada 220 V dan menderita di kedua arah. Yang lebih merusak adalah lonjakan sesaat saat beban besar di sekitar Anda hidup atau mati. Ukur tegangan di stopkontak terdekat pada jam sibuk dan jam sepi dengan cara di panduan multimeter; selisih lebih dari sepuluh volt antara keduanya menandakan jaringan atau instalasi Anda memang lemah. Kalau lampu seluruh rumah meredup sekejap setiap pompa air menyala, akar persoalannya sama dengan yang dibahas di penyebab MCB sering turun: arus start yang besar menarik tegangan turun sesaat di sepanjang instalasi.

Mati total dalam hitungan bulan
Driver — kapasitor elektrolit kering karena panas
Redup perlahan selama dua tahun
Penurunan lumen yang wajar, atau suhu sambungan terlalu tinggi
Berkedip cepat setiap kali dinyalakan
Driver kekurangan arus, atau tegangan jaringan sedang turun
Sebagian titik padam, sisanya menyala
Satu chip dalam rangkaian seri putus
Hanya lampu di plafon tertutup yang mati
Panas terperangkap, bukan mutu lampunya

Karena itu garansi tertulis adalah penyaring yang lebih berguna daripada harga: produsen yang berani menanggung dua tahun sudah memasukkan biaya penggantian ke dalam harganya, jadi ia memakai kapasitor dan pembuang panas yang tidak memaksanya mengganti banyak unit.

05LED berkedip pada saklar berindikator dan dimmer

Gejalanya khas: saklar sudah dimatikan, tetapi lampu berkedip sekali setiap beberapa detik atau menyala samar terus-menerus. Sebabnya adalah lampu indikator kecil di dalam saklar, yang dirangkai seri dengan beban sehingga arus beberapa miliampere tetap mengalir melalui lampu meskipun kontak utama terbuka. Pada bohlam pijar arus sekecil itu tidak berarti apa-apa. Pada LED, arus itu mengisi kapasitor di dalam driver sampai ambang kerja; driver menyala sekejap, kapasitor terkuras, driver mati, dan siklusnya berulang.

Persoalan kedua muncul pada dimmer. Dimmer potong-depan berbasis TRIAC dirancang untuk beban pijar dan menuntut beban minimum, umumnya beberapa puluh watt — angka pastinya tertulis di kemasannya. Satu lampu LED 8 W jauh di bawah ambang itu, jadi TRIAC tidak terpicu dengan andal dan lampu berkedip, berdengung, atau tidak mau menyala di setelan rendah.

  1. Ganti saklar berindikator dengan saklar biasa. Paling murah dan selesai permanen. Kalau indikatornya memang dibutuhkan di lorong gelap, pilih langkah berikutnya.
  2. Pakai saklar berindikator jenis tiga kabel. Indikatornya mendapat netral sendiri, sehingga tidak ada arus yang lewat lampu saat saklar terbuka.
  3. Tambahkan beban penguras di kotak lampu. Satu bohlam kecil atau modul peredam paralel dengan lampu akan menyerap arus bocor itu. Kedipannya hilang, tetapi sebagian rugi daya kembali — pakai hanya kalau dua langkah di atas tidak mungkin.
  4. Untuk dimmer, cocokkan dua sisi sekaligus. Lampu harus bertanda dimmable dan dimmernya jenis potong-belakang untuk LED. Cara lain: tambah titik LED pada sirkit yang sama sampai wattnya melampaui beban minimum dimmer.
  5. Pastikan saklar memutus kabel fasa, bukan netral. Kalau yang diputus netral, badan fitting tetap bertegangan terhadap bumi walau lampu padam — kedipan hampir selalu muncul, dan bahaya sentuhnya nyata saat mengganti lampu.

06Mengganti bohlam tanpa salah beli

  1. Catat lumen lampu lama, bukan wattnya

    Kalau yang tertulis hanya watt, pakai tabel kesetaraan di atas. Kalau lampu lama terasa kurang terang selama ini, naik satu tingkat sekarang — biayanya hampir tidak berubah karena selisih 8 W ke 12 W selama 6 jam sehari hanya 0,72 kWh sebulan, atau sekitar Rp 1.071.

  2. Tentukan suhu warna sebelum melihat harga

    2700 K untuk ruang istirahat, 4000 K untuk ruang kerja dan dapur, 6500 K hanya untuk garasi dan gudang. Kelvin yang salah tidak bisa diperbaiki selain dengan membeli ulang.

  3. Ukur ruang fitting, bukan hanya jenis ulirnya

    E27 dan E14 hanya menentukan ulirnya. Badan LED berdaya besar lebih panjang dan gemuk daripada bohlam pijar karena membawa pembuang panas, jadi ukur tinggi dan lebar ruang di dalam kap sebelum membeli.

  4. Periksa tiga tanda mutu di kardus

    Ada angka lumen, ada nilai Ra minimal 80, dan ada masa garansi tertulis. Untuk daya di atas 9 W, tambahkan syarat keempat: badan lampu mengandung logam, bukan plastik penuh.

    Untuk kap tertutup, cari keterangan bahwa lampu itu memang boleh dipasang di rumah lampu tertutup. Banyak LED tidak boleh, dan itu tercetak kecil.

  5. Coba satu unit sebelum membeli selusin

    Pasang satu lampu di titik paling sulit — biasanya downlight tertutup atau titik yang saklarnya berindikator. Kalau di situ ia hidup tanpa berkedip selama dua minggu, sisanya aman dibeli. Kalau berkedip, Anda baru kehilangan satu lampu, bukan dua belas.

Setelah lampu beres, pemborosan berikutnya di rumah Anda hampir selalu bukan penerangan. Bandingkan dulu semuanya lewat daftar daya alat elektronik, lalu periksa berapa yang mengalir ke alat yang bahkan tidak sedang dipakai di daya siaga.

Pertanyaan yang sering masuk

Berapa watt LED yang setara bohlam 60 watt?

Sekitar 8 W, karena keduanya sama-sama menghasilkan kira-kira 800 lumen. Yang harus Anda cocokkan adalah lumennya, bukan wattnya: merek dengan efikasi rendah butuh 10–11 W untuk lumen yang sama, dan merek yang efisien bisa cukup dengan 7 W. Cari angka 800 lm di kardus.

Apakah lampu LED benar-benar tahan 25.000 jam?

Chipnya bisa, dan chipnya bukan yang biasanya mati. Yang menentukan adalah driver di dalam badan lampu dan panas yang tidak terbuang. LED bermutu di fitting terbuka sering mendekati angka itu; LED murah di kap tertutup di plafon panas kerap habis di bawah 5.000 jam, yaitu sekitar dua tahun pada pemakaian enam jam sehari.

Kenapa lampu LED tetap berkedip padahal saklar sudah dimatikan?

Hampir selalu karena saklarnya punya lampu indikator yang dirangkai seri dengan beban, sehingga arus beberapa miliampere terus mengalir dan mengisi kapasitor di dalam driver LED sampai menyala sekejap. Gantilah dengan saklar biasa, atau pakai saklar indikator tiga kabel yang indikatornya mendapat netral sendiri.

Apakah LED masih hemat kalau lampunya jarang dinyalakan?

Hemat listriknya ada, tetapi modalnya lambat kembali. Pada titik yang menyala lima belas menit sehari, mengganti pijar 60 W dengan LED 8 W hanya menghemat sekitar Rp 580 sebulan, sehingga lampu seharga Rp 45.000 baru impas setelah lebih dari enam tahun. Dahulukan titik yang menyala lama.

Lebih baik LED atau CFL untuk lampu yang sering dinyala-matikan?

LED, dan selisihnya besar. Umur CFL memendek setiap kali dinyalakan karena elektroda tabungnya terkikis saat penyalaan, dan ia juga butuh waktu untuk mencapai terang penuh. LED menyala penuh seketika dan tidak peduli berapa kali disaklar, sehingga cocok untuk kamar mandi, koridor, dan lampu bersensor gerak. Uji kedipan lampu apa pun dengan merekamnya memakai kamera ponsel pada mode gerak lambat.